Enjoy~


You are not connected. Please login or register

Enam Hal Yang Membuat Indonesia vs Uruguay Kian Menarik

Go down  Message [Page 1 of 1]

Bebellalla

Bebellalla
~Regular Poster~
~Regular Poster~
Sudah tidak usah terlalu berlama-lama meratapi ketidakhadiran seorang Diego Forlan, Uruguay bukanlah Forlan seorang, masih banyak yang menarik dari laga Indonesia vs Uruguay.

Memang Forlan adalah tokoh utama Uruguay, hingga La Celeste bisa berjaya dan melangkah jauh di Afrika Selatan yang lalu, anugerah pemain terbaik di Piala Dunia 2010 yang lalu pun jatuh ke tangannya.

Namun jelas tidak bisa dipungkiri jika hanya Forlan yang bekerja keras, maka ia juga tidak bisa melakukannya sendirian untuk Uruguay, semua adalah sinergi karena sepak bola memang lah kesatuan dan permainan tim, dan berikut ini adalah hal-hal yang bisa membuat laga malam ini menarik meski tanpa Forlan.

1. Debut Pelatih Baru Indonesia

Memang Alfred Riedl bukan pelatih kelas dunia seperti pelatih sang calon lawan, Oscar Tabarez, jelas kalah mengkilat jika membandingkan curriculum vitae keduanya. Tabarez pria yang kini telah berumur 63 tahun tersebut adalah mantan pelatih Boca Juniors, Penarol, Cagliari serta AC Milan.

Sementara Riedl, pelatih kelas Asia yang baru menangani tim seperti Vietnam, serta klub Timur Tengah, namun inilah pelatih baru timnas, yang diharapkan bakal mampu memberikan sentuhan lain terhadap prestasi Indonesia yang sudah terlalu lama terpuruk.

Malam ini ia akan menjalani debut resminya, kesempatan yang bagus untuk membuktikan bahwa ia memiliki kualitas, dan semoga setelah ini Indonesia bakal bisa berbicara banyak di pentas sepak bola minimal di kancah Asia Tenggara terlebih dahulu karena strateginya.

2. Sejarah Kebesaran Uruguay

Uruguay tim yang berjuluk La Celeste ini adalah negara yang sama sekali tidak bisa dianggap remeh di kancah sepak bola dunia, inilah negara yang pernah mengangkat trofi Piala Dunia sebanyak 2 kali, mereka pula yang menjadi negara pertama yang mampu mengangkat trofi Jules Rimet di penyelengaraan tahun 1930.

Dua kali berhasil menjuarai Piala dunia jelas bukan perkara yang gampang, koleksi dua trofi ini masih unggul dibanding dengan negara seperti Inggris, Prancis, juara baru Spanyol, dan setara dengan milik Argentina.

Untuk peringkat FIFA sendiri Uruguay kini berada di posisi 7, atau berjarak 124 peringkat dari timnas Indonesia kita yang berada di peringkat 131.

3. Kenangan Kemenangan Masa lalu

Laga malam ini bukanlah laga pertama kalinya Indonesia menghadapi Uruguay, tercatat pada tahun 1974 dan mengambil tempat yang sama dengan stadion malam ini, Garuda Merah putih pernah memukul La Celeste 2-1.

Meski hari kemudian Uruguay berhasil membalasnya dengan skor 2-3, laga kedua merupakan laga spesial permintaan La Celeseta yang waktu itu penasaran bisa kalah 2-1, laga tersebut saat itu adalah rangkaian persiapan Uruguay menghadapi Piala Dunia 1974 di Jerman Barat, yang akhirnya dimenangi oleh tuan rumah.

Rasanya memang susah bagi timnas Indonesia saat ini untuk bisa mengulang hal yang sama, namun setidaknya hasil di masa lalu tersebut bisa dijadikan cerminan dan tambahan motivasi bagi Bambang Pamungkas Cs, bahwa tidak ada yang mustahil jika manusia berani mengambil upaya yang luar biasa.

4. Tim Utama Kelas Dunia

Sekali lagi lupakan Forlan, tim Uruguay yang bertanding malam ini masih bisa dibilang tim utama, sama halnya dengan tim peringkat empat Piala Dunia 2010 yang lalu, tim yang sama yang telah menghadapi Prancis, Meksiko, Ghana, Belanda, hingga Jerman.

Pelatih Oscar Tabarez sendiri yang menjaminnya, "Beberapa pemain inti memang masih kelelahan, tapi semua pemain siap turun, termasuk Luis Suarez. Kami akan memainkan pemain terbaik sejak awal pertandingan dan beberapa pemain cadangan di akhir pertandingan," ujar Tabarez.

"Kami bawa 18 pemain dan 16 di antaranya skuad Piala Dunia 2010 lalu. Jadi kami akan menurunkan skuad terbaik pada pertandingan ini" ia menambahkan.

Dari pos Kiper hingga lini depan, Uruguay dihuni bintang-bintang sepak bola kelas dunia yang mayoritas merumput di kompetisi Eropa, sebut saja Fernando Muslera (Lazio), Diego Lugano (Fenerbahce), Martin Caceres (Sevilla), Walter Gargano (Napoli), Diego Perez (AS Monaco), Luis Suarez (Ajax), hingga Edinson Cavani (Napoli).

5. Regenerasi Timnas Indonesia

Jika memberi tajuk laga malam ini dengan "Indonesia Harapkan Pelajaran Berharga" rasanya memang ada benarnya, timnas Indonesia kini ibaratnya dengan membangun kekuatan tim yang baru.

Memang mayoritas pemain lama masih akan mengisi starting line up Garuda Merah Putih, namun di tangan pelatih anyar, Alfred Riedl, perubahan nampaknya memang sedang ia kerjakan.

Pelatih asal Australia tersebut tak ragu menyisipkan sejumlah pemain muda ke tubuh timnas, sebut saja Yongky Aribowo, Ahmad Bustomi, Zulkifli Sukur, Irfan Raditya serta Kurnia Meiga Hermansyah.

Belum lagi sejumlah pemain naturalisasi yang sayangnya masih belum akan diijinkan bermain, kombinasi pemain muda dan pemain naturalisasi yang coba dibentuk saat ini diharapkan akan menjadi tulang punggung timnas yang baru nantinya, malam ini kesempatan bagi mereka untuk menimba pengalaman.

6. Awal dari Laga Besar lainnya

Laga melawan uruguay terbilang laga yang langka, kesempatan untuk menjajal timnas maupun klub papan atas sepak bola dunia tidak sering kita dapatkan, meski beberapa waktu yang lalu Manchester United hampir bermain dengan negara kita.

Dengan kedatangan peringkat empat Piala Dunia 2010 diharapkan akan menjadi gerbang pintu bagi kedatangan timnas ataupun klub kelas atas dunia yang lain.

BTN yang menjadi pemrakarsa laga ini mengharap akan melakukan uji coba berkelas sebagai kebiasaan baru timnas, bahkan kabarnya mereka juga sedang mengupayakan kedatangan timnas Paraguay serta Pantai Gading pada nanti bulan November.



maaf ya kalo gak ada fotonya Maaf

View user profile https://facebook.com/BellaKanuKartika

Back to top  Message [Page 1 of 1]

Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum